17 Kiat Memulai Usaha Dari Nol

Hampir sebagian besar orang memimpikan menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi, hanya sebagian kecil yang benar-benar hidup menjalani mimpi tersebut.

Memulai usaha dari nol memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan tekad yang kuat, usaha keras, dan kemauan untuk terus belajar. Lihat saja kisah-kisah inspirasional para pengusaha seperti Chairul Tanjung, Susi Pudjiastuti, Dahlan Iskan, Bob sadino, Rahmat Gobel, Sandiaga Uno, Aburizal Bakrie, Nadiem Makarim, Achmad Zaky, yang berjuang keras dari nol hingga bisa sukses seperti saat ini.

Jadi bagi Anda yang masih takut untuk memulai usaha, kini saatnya untuk mengubah paradigma Anda. Hilangkan prasangka bahwa memulai bisnis dari nol adalah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Ada banyak cara memulai usaha yang bisa Anda terapkan.

Merintis usaha sendiri tidaklah semudah yang dibayangkan. Banyak hal-hal penting yang mesti Anda persiapkan. Mulai dari jenis usaha yang akan dijalankan sampai dengan segi pemasaran dengan perbaikan yang terus menerus. Jika Anda kurang pengetahuan dan tidak serius dalam membangun usaha tersebut, usaha Anda tidak akan berkembang dan bahkan bisa mengalami kerugian.

Oleh sebab itu, banyak calon pengusaha yang menggunakan jasa konsultan bisnis. Mereka berharap bisa mendapatkan strategi dan perencanaan yang matang sebelum memulai usaha yang akan ditekuni.
Bagaimana dengan Anda?

Saya rasa Anda tidak perlu menyewa jasa konsultan bisnis jika hanya membuka usaha dengan modal kecil. Selain biayanya relatif mahal, merintis usaha sendiri dengan modal kecil bisa Anda pelajari sendiri dari nol. 

Berita baiknya, postingan ini membahas langkah demi langkah memulai usaha sendiri dengan modal yang relatif kecil.

“Bagaimana cara memulai usaha baru sendiri bila Saya masih pemula?” Mungkin ini adalah salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak kita, termasuk saya dulu ketika ingin memulai usaha sendiri.

Bagi kebanyakan orang, memulai usaha itu merupakan sesuatu yang penuh tantangan dan butuh mental yang kuat. Kurangnya modal seringkali menjadi faktor yang membuat niat seseorang untuk memulai usaha menjadi surut. Pada kenyataannya, modal bukanlah faktor utama namun mentalitas seseorang lah yang menentukan.

Sebagian besar pemula dan belum pernah menjalankan usaha pasti kebingungan bagaimana cara memulai usaha dari nol hingga bisa sukses. Nah, di artikel ini saya ingin berbagi tips dan kiat memulai bisnis dari nol hingga bisa beroperasi dengan baik, berdasarkan pengalaman pribadi dan seluruh sumber lain yang kredibel.

Tidak ada uang? Tidak ada investor? Tidak masalah





















1      Berniat Membuka Usaha

Ada puluhan juta usaha kecil di Indonesia, memulai usaha baru untuk bersaing di segmen - segmen tersebut akan membutuhkan kerja keras dan dedikasi. Jika Anda tahu cara menjalankan bisnis dan Anda telah mengambil langkah yang tepat untuk memulai bisnis, uang seharusnya tidak menghentikan Anda memulai usaha tersebut. Karena berniat membuka usaha lebih penting daripada sekedar modal finansial.

1.1    Jaga Pekerjaan Anda Sekarang

Bagi anda yang sudah memiliki pekerjaan sebelum anda memulai usaha, sangat penting bagi anda menjaga pekerjaan anda tetap bisa dilakukan, ketika Anda bermain-main dengan ide memulai usaha. Anda membutuhkan sumber penghasilan tetap sebelum Anda dapat lancar dalam usaha Anda. Jadi saya sarankan untuk tetap menjaga pekerjaan anda saat ini. Dengan mempertahankan pekerjaan Anda saat ini, Anda akan lebih aman ketika Anda perlu mengambil risiko.

Anda tentu saja akan perlu menghabiskan jam tambahan dan bekerja lebih keras. Namun, transisi dari karyawan menjadi pengusaha akan jauh lebih mudah karena Anda tidak akan memiliki krisis finansial, ketika usaha awalan anda gagal.

Bagi anda yang tidak memiliki pekerjaan, anda tidak perlu mencari pekerjaan terlebih dahulu, anda hanya perlu bekerja lebih keras pada usaha yang akan anda mulai.

1.2    Yakinkan Diri Anda

Mulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihan. Jangan memulai Usaha anda sebelum Anda bisa yakin dan bulat tekad dalam melaksanakannya.
Apabila masih setengah hati saat mulai membangun usaha, Anda akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan. Alih-alih sukses, usaha yang Anda bangun justru berhenti di tengah jalan.

2      Menentukan Jenis Usaha Anda

Buka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan seperti ini sering muncul di benak Anda. Terutama jika Anda masih pemula dan belum pernah membuka bisnis apapun.
Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi Anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.
Selain itu, sebaiknya jenis usaha tersebut harus sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Percuma menjalankan sebuah usaha tetapi Anda tidak menyenanginya. Anda akan setengah hati dalam mengembangkan usaha tersebut. Malahan, Anda bisa menyerah ditengah jalan ketika merasa bisnis Anda tidak sesuai yang diharapkan.
Coba Anda pikirkan terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha. Tulis dalam buku catatan tentang minat, keahlian, bakat, dan hobi Anda. Disamping itu Anda bisa menulis beberapa jenis usaha yang ingin Anda rintis.
Poin ini sangat penting karena berhubungan dengan minat Anda dan tren bisnis jangka panjang. Kebanyakan orang lebih memilih bisnis yang sedang booming, karena dianggap langsung menghasilkan uang.
Hal ini bisa saja dilakukan, namun tetap harus memperhatikan minat Anda sebagai pelaku usaha. Bisnis yang dijalankan berdasarkan minat umumnya bisa bertahan lebih lama ketimbang bisnis yang dijalankan karena ikut-ikutan saja.
Sebagai contoh, Anda hobi membuat aneka macam kue. Dari hobi tersebut Anda bisa menentukan jenis usaha Anda yakni membuka usaha kue rumahan.
Lain halnya jika Anda minat terhadap fashion. Jenis usaha yang cocok untuk Anda adalah bisnis baju.
Dengan memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Saya yakin, Anda pasti akan senang hati dalam menjalankan usaha tersebut.

2.1    Menganalisis Jenis usaha terkait

Anda harus memastikan bahwa usaha yang Anda dirikan adalah jenis usaha yang Anda minati. Hal itu akan lebih baik apabila ditunjang dengan keahlian dan pengalaman Anda di jenis usaha tersebut.
Lakukan analisis Break Event Point untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha Anda. Setelah itu jabarkan rencana usaha Anda secara detail (Sales forecast, analisa arus kas, etc). Setelah itu susun rencana pemasaran yang akan Anda lakukan untuk memasarkan usaha Anda tersebut.
Meskipun demikian, analisis yang anda lakukan tidak perlu sangat rumit, yang penting adalah anda memiliki nilai angka diatas kertas yang nantinya Anda jadikan acuan dalam berjalannya Usaha. Analisis ini anda perlu perbaiki setiap saat.

2.2    Berpikir “Out of The Box”

Tidak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. Bisnis transportasi online misalnya, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya.

2.3    Menetapkan Visi dan Misi Usaha

Di balik semua usaha yang berhasil pasti ada visi dan misi yang kuat di dalamnya. Begitu pun dengan usaha yang akan Anda rintis, harus ada visi dan misi yang diusung.
Dengan adanya visi dan misi, maka sebuah bisnis akan dapat fokus pada tujuan dibangunnya usaha tersebut. Umumnya para pemula membangun usahanya tanpa visi dan misi yang jelas, yang pada akhirnya membuat mereka tidak konsisten pada tujuan awal membangun usaha tersebut.

2.4    Flexibilitas “Visi dan Misi”

Hal terpenting saat akan memulai usaha adalah membuat rencana bisnis yang memiliki fleksibilitas dan inovasi bisnis di dalamnya. Visi Misi yang sudah anda miliki lebih baik untuk tidak bersifat kaku, tetapi sedikit lebih lentur. Karena ketika visi anda sangat kaku, yang terjadi adalah anda tidak bisa beradaptasi dengan keadaan.

2.5    Sesuaikan Dengan Minat Anda

Tidak peduli sesering apapun Anda mendengarnya, passion atau minat adalah salah satu faktor terpenting untuk memulai sebuah usaha. Bahkan bukan hanya untuk memulai, tetapi juga untuk mengelolanya hingga sukses. Untuk memulai dan menjalankan suatu usaha, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk menyempurnakan semua lininya. Jadi apabila tidak berdasarkan kecintaan, maka seluruh waktu yang Anda habiskan untuk membangun usaha dari nol akan terasa seperti beban yang berat. 
Menjalani sesuatu sesuai dengan passion akan membuat sesorang lebih rileks, bahkan saat sedang diterjang situasi sulit sekalipun. Hal ini juga berlaku di dalam dunia bisnis. Dengan begitu, Anda dijamin tak akan kesulitan dalam mempertahankan komitmen.

2.6    Jalankan bisnis yang Anda kuasai

Bicara bisnis tentu bicara keuntungan. Ada kalanya hal yang Anda sukai kurang menguntungkan. Dalam hal ini yang bisa Anda lakukan adalah meminati hal yang anda kuasai atau menguasai hal yang anda minati. Belajar mencintai hal yang anda kuasai bisa membuat anda semakin tenang dalam menjalankannya. Sedang mengasah kemampuan pada bidang yang anda minati akan membuat hidup anda begitu bersemangat dan bahagia.

3      Menyusun business plan sebaik mungkin

tips mulai usaha dari nol
Memulai usaha dari nol berarti harus mempersiapkan perencanaan matang yang dituangkan dalam business plan. Business plan yang baik adalah kunci kesuksesan usaha yang Anda bangun. Anda harus memetakan rencana Anda beberapa tahun ke depan. Tujuan apa yang ingin Anda raih, dan cara apa yang akan Anda gunakan untuk meraihnya.
Ada banyak alasan mengapa business plan adalah faktor penting sebelum memulai bisnis, antara lain untuk memudahkan Anda mendapatkan pinjaman modal, untuk menilai apakah bisnis Anda memungkinan untuk dimulai, sekaligus sebagai salah satu cara untuk meyakinkan investor untuk bergabung bersama visi Anda.

3.1    Lihat peluang bisnis

Mampu melihat peluang yang akan ramai dipasaran atau booming adalah kemampuan yang tidak dimiliki oleh banyak orang. Tetapi, pengusaha yang hebat akan mampu melihat peluang tersebut karena kebiasaan. Jika gagasan yang anda miliki bisa memiliki prospek tinggi nantinya, tunggu apa lagi saatnya anda melakukannya.

3.2    Analisis Pasar dan Tantangan Anda

Senjata utama dalam memulai usaha dari nol adalah riset pasar yang komprehensif. Selama melakukan riset pasar, Anda perlu mempelajari dinamikanya. Siapa saja kompetitornya, siapa dan bagaimana karakteristik target pasar Anda.
Anda memiliki ide cemerlang yang Anda tahu pasti akan berhasil, tetapi bagaimana dengan pesaing Anda? Apakah sulit bagi pesaing untuk menyalin ide Anda dan mengemasnya dengan cara yang lebih baik? Investor potensial akan menanyakan hal ini ketika Anda mendekati mereka untuk pendanaan. Sangat penting untuk memahami pasar tempat Anda beroperasi dan pesaing Anda.
Anda harus terlebih dahulu melihat tren dan mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi bisnis Anda. Langkah selanjutnya adalah memahami bagaimana Anda akan mengatasi tantangan tersebut agar tetap menguntungkan.

3.3    Perencanaan yang Matang

meintis usaha sendiri dari nol dengan modal kecil
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha Anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.
Perlu Anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa di raup, modal pun habis.
Bagaimana cara melakukan perencanaan yang matang? Perencanaan usaha mencakup penentuan visi, misi, strategi bisnis, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan serta anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah usaha atau bisnis tertentu.
Pada intinya, perencanaan usaha diperlukan agar usaha yang Anda jalankan mendapatkan hasil sesuai dengan yang Anda harapkan. Ada beberapa tahapan dalam membuat perencanaan usaha.

3.4    Buat Proposal Rencana Usaha

Jika Anda akan mencari pendanaan dari luar, proposal rencana usaha/ business plan adalah sebuah kebutuhan. Proposal rencana Usaha ini akan anda gunakan untuk mempresentasikan gagasan anda kepada calon investor anda.
Jika Anda akan membiayai usaha itu sendiri, rencana usaha juga akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan, kapan melakukannya dan akan menuju kemana kegiatan tersebut.

4      Melakukan Survei

Setelah menentukan jenis usaha, selanjutnya Anda perlu melakukan survey lapangan. Tujuan survey ini adalah untuk mengetahui tingkat persaingan, pangsa pasar, dan potensi usaha yang akan dirintis.
Survey yang dilakukan tidak harus detail, tapi cukup pada permukaan saja karena Anda tidak ingin kehabisan waktu hanya untuk survey. Lalu, apa saja yang akan disurvey?

4.1    Pahami Tingkat Persaingan

Survei di lapangan bermanfaat untuk melihat tingkat persaingan usaha yang sejenis dengan usaha Anda. Seberapa banyak orang yang telah menjalani usaha tersebut.
Disamping itu, Anda harus mencari informasi bagaimana kualitas dan ciri khas produk, prosedur pelayanan dan harga yang mereka tawarkan. Dengan begitu, Anda akan memiliki strategi untuk bersaing dengan para pengusaha yang sejenis.
Kemungkinan besar jenis usaha yang ingin Anda rintis sudah memiliki pendahulu yang menjadi pesaing. Melalui survey kecil-kecilan yang Anda lakukan, nantinya akan diketahui seberapa banyak bisnis sejenis, bagaimana kualitas produk, kualitas pelayanan, persaingan harga, dan informasi lainnya.
Dengan mengetahui informasi tersebut maka kita bisa mengambil langkah dan strategi agar dapat bersaing dengan usaha yang sama.

4.2    Perhatikan Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen juga perlu Anda perhatikan. Sebisa mungkin jenis usaha Anda memiliki banyak peminat dan daya beli yang tinggi dari konsumen. Sebagus apapun usaha yang Anda jalankan, jika daya beli konsumen rendah akan berpengaruh terhadap bisnis Anda.
Sama halnya dengan minat konsumen, jika hanya segelintir orang yang membeli produk yang Anda tawarkan, maka Anda harus siap-siap gulung tikar. Agar hal seperti itu tidak terjadi, Anda perlu melakukan analisis SWOT. Manfaat dari analisis SWOT sendiri ialah untuk mengetahui tentang kekuatan, kekurangan, peluang yang ada serta ancaman untuk bisnis Anda kedepannya.
tips mulai usaha dari nol
Anda juga dapat menemukan celah mana yang bisa Anda manfaatkan. Memulai usaha tanpa memahami pasar sama saja dengan berperang tanpa mengetahui siapa musuh yang dihadapi. Mungkin tidak sekarang, tapi usaha yang sudah Anda bangun dari nol dapat dibantai sewaktu - waktu.
Perhatikan bagaimana perilaku konsumen untuk jenis usaha yang akan dirintis. Pastikan bahwa jenis usaha tersebut memiliki banyak peminat yang punya daya beli yang baik. Bisnis apapun itu tentu membutuhkan konsumen yang punya daya beli. Semakin besar pangsa pasar jenis usaha tersebut maka potensinya juga semakin menjanjikan

4.3    Cari Lokasi yang Strategis

Survei tempat atau lokasi juga perlu Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dimana kira-kira lokasi yang sesuai dengan bisnis Anda.
Sebagai contoh, Anda ingin membuka usaha fotokopi dan alat tulis kantor. Pastinya kurang efektif jika Anda membuka usaha tersebut di komplek perumahan Anda. Lokasi yang tepat untuk usaha tersebut adalah didaerah yang banyak terdapat tempat perkantoran dan sekolah.
Oleh karena itu, pemilihan lokasi usaha wajib Anda lakukan jika ingin usaha Anda berjalan dengan lancar.
Banyak yang mengatakan bahwa lokasi sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu bisnis. Hal ini bukan tanpa alasan, karena pemilihan lokasi yang strategis sangat besar dampaknya bagi tingkat penjualan sebuah usaha.

4.4    Tentukan target pasar

Seorang calon pengusaha yang sukses haruslah pandai menganalisa target pasar. Meski ia memiliki produk dengan kualitas terbaik. Namun, jika ia tidak memiliki pasar yang tepat, maka penjualan produk yang dilakukan akan mengalami kesulitan.

5      Menentukan Lokasi Usaha

Mengacu pada bagian sebelumnya tentang survey, menentukan lokasi usaha sebaiknya pada tempat yang strategis dan cukup ramai dilalui orang. Lain halnya bila bisnis yang dijalankan tersebut adalah bisnis online yang tidak mengharuskan calon pembeli untuk datang ke lokasi.
Bisnis yang membutuhkan pengunjung untuk datang membeli di tempat sebaiknya berada pada lokasi yang cukup strategis. Misalnya, bila target market bisnis Anda adalah pelajar/ mahasiswa, maka lokasi terbaik adalah di sekitar sekolah atau kampus.

6      Menentukan produk Anda

Sebelum memulai usaha, Anda harus menentukan produk apa yang ingin Anda tawarkan kepada calon pembeli. Baik itu berupa jasa maupun barang. Produk yang Anda tawarkan haruslah berupa solusi yang dapat memudahkan calon pembeli Anda. Inilah mengapa riset pasar menjadi langkah yang krusial.

6.1    Uji Coba Pasar Terbatas

Dari hasil riset yang mendalam, Anda dapat mengetahui persis produk apa yang tepat bagi target pasar yang ingin Anda tuju. Setelah menentukan produk, Anda bisa melakukan uji coba pasar. Lemparkan produk Anda ke pasar terbatas, misalkan di lingkungan keluarga, tetangga, atau pertemanan Anda. Namun pastikan bahwa hasil percobaan yang Anda lakukan memang pas dengan pasar yang ingin Anda tuju. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk Anda memiliki tempat di pasar.

6.2    Definisikan Keunikan Produk Anda

Dalam menjalani suatu bisnis, Anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha Anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen.
Apa rahasianya?
Tentunya produk yang mereka tawarkan memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh usaha sejenis ditempat lain. Oleh sebab itu, definisikan keunikan produk yang akan Anda tawarkan pada konsumen.
Selama ini, produk yang laku keras di pasaran pasti memiliki keunikan tersendiri. Seperti kisah sukses astra dan produk - produknya yang tidak pernah hilang konsumen setiap harinya. Sistem perusahaan sudah menjadi budaya dalam perusahaan dimana kualitas adalah nomer satu.
Untuk itu, berkreasilah dalam membuat produk Anda. Misalnya Anda membuka usaha kue kering. Selain menjaga kualitas makanan, Anda bisa menggabungkan dengan tampilan bentuk kue kering yang unik. Misalnya dengan bentuk gambar kartun yang sedang trend saat ini.
Berkreasi dengan produk yang Anda jual akan semakin menarik perhatian konsumen untuk membeli produk yang Anda jual.

7      Menyiapkan Modal Usaha

Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Anda tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha Anda. Berapa modal yang Anda butuhkan? Tergantung jenis usaha yang akan Anda jalankan.
Pada umumnya, usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama peraturannya. Anda harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.
Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan Anda jalankan. Minimal sisihkan 40% modal sebagai dana cadangan.
Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha Anda mengalami kegagalan. Anda bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha Anda.
Sebagai contoh Anda ingin membuka usaha warung bakso. Dalam pengalaman usaha ayah saya, Usaha warung bakso membutuhkan modal sekitar Rp 6 juta. Dana tersebut digunakan untuk membuat gerobak, peralatan masak, meja, kursi, dan bahan baku.
Berarti Anda harus menyediakan modal sebesar Rp. 10 juta. Rp 6 juta untuk modal utama, sisanya Anda simpan sebagai dana cadangan.
Bagaimana cara mendapatkan modal usaha? Anda bisa mendapatkannya dari investor, pinjaman bank atau modal sendiri. Untuk membuka usaha dengan modal kecil, sebisa mungkin Anda menggunakan modal sendiri terlebih dahulu.
Karena setiap usaha atau bisnis memiliki resiko kegagalan. Oleh sebab itu, dengan memakai modal sendiri, Anda masih bisa mengontrol keuangan Anda.
Bayangkan jika Anda meminjam uang di bank. Bisnis Anda belum bisa meraih keuntungan secara signifikan namun tiap bulan Anda harus membayar angsuran plus bunga yang tidak sedikit. Anda bisa keteteran dalam merintis usaha sendiri dengan modal kecil.

7.1    Catat Kebutuhan Dana Awal dan Modal

Anda memerlukan uang untuk memulai bisnis Anda, tetapi seberapa banyak yang benar-benar Anda butuhkan? Tanpa ide yang jelas, Anda berisiko mendapatkan penilaian tidak realistis dari bisnis Anda, yang akan menunda investor dan permohonan pinjaman Anda ditolak.
Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai sebuah investasi bisnis? Ada banyak kebutuhan dana di awal sebuah usaha, misalnya untuk membeli mesin, alat-alat dan bahan habis pakai.
Mengecek Kesehatan Finansial 02 Mengecek Keuangan - Finansialku
Sebaiknya lakukan pencatatan secara rinci sehingga jumlahnya bisa terukur dan dapat direncanakan bagaimana proses memperolehnya, apakah melalui tabungan atau kredit usaha.
Jadi sebelum Anda mulai bertanya-tanya bagaimana Anda harus mengumpulkan uang, Anda harus fokus pada evaluasi kebutuhan pendanaan Anda. Berapa yang Anda butuhkan untuk memulai? Bagaimana sebenarnya Anda akan menggunakan dana tersebut?

7.2    Bagi anda yang benar – benar Nol Modal Finansialnya

Modal usaha sebenarnya ada empat aspek secara garis besar yaitu uang, kompetensi (pengetahuan, pengalaman dan keterampilan), kenalan atau jaringan dan kekuatan brand atau reputasi. Bagi anda yang benar benar tidak memiliki uang sama sekali Anda juga dapat memulai bisnis tanpa modal dengan menjadi reseller (pengecer) dari suatu produk atau barang. Berikutnya yang perlu Anda bangun adalah kekuatan modal uang untuk memulai usaha yang lebih besar. Setelahnya anda perlu mengumpulkan Kompetensi diri anda, membangun relasi dan terakhir membangun reputasi.
Bagi anda yang ingin memulai bisnis dari modal uang nol, cobalah pelajari semua hal yang berkaitan dengan internet, jaman internet ini segala kemudahan datang di dunia internet ini.

7.3    Sumber Pendanaan

Jika anda sudah benar – benar siap dengan rencana permodalan anda, anda bisa memulai mencari sumber dananya. Pastikan apakah modal dalam bisnis Anda berasal dari dana pribadi, dari hasil patungan atau dari Bank. Bila dari anda sendiri, pastikan anda tidak jatuh miskin pailit jika usaha anda gagal. Bila dari hasil patungan, pastikan semuanya diatur secara jelas, hitam di atas putih. Agar nantinya tak ada yang merasa dirugikan saat bagi hasil.
Jika anda mencari dari pinjaman Bank, perhatikan bunga, agunan dan lama angsuran anda.
Sebenarnya ada cara lain dalam mencari sumber dana usaha yaitu dari crowdfunding.

7.4    Jelajahi Platform Crowdfunding

Platform crowdfunding seperti yang berkerja secara online telah mengubah cara para pengusaha mengumpulkan uang untuk mendanai bisnis baru mereka.
Konsep pendanaan dari orang banyak adalah mengumpulkan uang patungan dengan orang yang tidak secara langsung mengenal anda. Sekalipun mengenal anda mereka bukan orang yang setiap hari anda temui. Mereka adalah investor yang mencari bibit pengusaha dengan kreativitas tinggi. Syarat kreativitas tinggi ini mutlak bagi anda yang ingin mencari modal dengan crowdfunding.
Anda bisa menjelajahi linimasa dan group – group linimasa yang anda ada di dalamnya.

7.5    Amankan Pinjaman Usaha Kecil jika Diperlukan

Ada beberapa program pinjaman yang ditujukan untuk membantu para pengusaha pemula membangun bisnis mereka. KUR (Kridit Usaha Rakyat) mengoperasikan program pinjaman yang ditawarkan oleh pemerintah. Untuk memenuhi syarat untuk pinjaman, bisnis Anda harus memenuhi beberapa kriteria seperti bisnis Anda harus beroperasi di Negara tertentu, bisnis Anda harus memenuhi syarat sebagai usaha kecil sesuai dengan pedoman KUR, Anda harus beroperasi untuk mendapatkan keuntungan dan Anda harus memiliki skor kredit yang baik.

7.6    Tabung Rencana Modal Segera Ketika Anda Dapat Uang

Meskipun belum memulai usaha dalam waktu dekat, tetapi tabungan untuk modal yang sudah direncanakan harus segera disimpan.
Mengapa demikian?
Karena ketika mempunyai banyak uang banyak orang yang akan cenderung konsumtif dan menghabiskan dana untuk biaya kurang penting.
Pastikan untuk menabung modal sesuai catatan yang telah dibuat segera setelah memperoleh uang.

8      Mempersiapkan operasional

Pastikan semua kebutuhan bisnis Anda dapat dipenuhi oleh alat atau mesin penunjang operasional. Anda bisa mempersiapkannya dengan cara membeli atau menyewa. Tergantung dangan besarnya modal yang sudah ada.

8.1    Mempersiapkan Segala Keperluan

Merintis usaha baru ini butuh persiapan yang serius, karena tanpa persiapan sebuah usaha bisa berjalan tanpa arah dan gagal. Persiapan ini meliputi kesiapan produk, kesiapan alat, pemasaran, dan lain-lain. Selain itu, kesiapan dari diri sendiri pun harus diperhatikan karena Anda adalah orang yang menjadi aktor penting dalam menjalankan usaha tersebut.

8.2    Jalankan Percobaan

Ingin yakin apakah ide bisnis Anda memang unik? Jalankan tes dan cari tahu. Sebuah projek pilot akan memberi Anda kepercayaan diri yang Anda butuhkan untuk membawa ide Anda ke tingkat berikutnya dan mengurangi risiko. Anda dapat memulai dalam skala kecil dengan memberikan beberapa barang gratis kepada beberapa orang di kelompok audiens target Anda untuk melihat bagaimana mereka merespons.
Percobaan kecil dapat memberi Anda beberapa wawasan baru untuk mengembangkan bisnis Anda dan mengidentifikasi tantangan yang mungkin Anda lewatkan.

9      Melaksanakan Usaha Anda

Hal terpenting dari membangun bisnis adalah “memulai”. Memang tidak gampang, tapi langkah pertama sangat diperlukan. Sukses bukan jatuh dari langit, ia tidak datang sendiri. Sukses didapat lewat perjalanan dan usaha tak kenal lelah. Jadi mulai pijakkan langkah pertama Anda menuju kesuksesan.

9.1    Organisir diri

Mulailah dengan membiasakan diri lebih terorganisir. Hal ini sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha Anda. Sederhananya, jika Anda tak bisa mengorganisir diri, bagaimana Anda akan mengorganisir semua elemen bisnis Anda?

9.2    Mulai Membuka Usaha

Ok, Anda telah melakukan semua poin di atas dan telah siap untuk meluncurkan usaha Anda. Kini saatnya Anda mulai membuka usaha tersebut kepada khalayak umum.
Saat pertamakali membuka usaha, seringkali penjualan tidak sesuai dengan harapan. Hal ini bisa karena usaha Anda belum banyak diketahui atau konsumen belum mempercayai usaha Anda tersebut.
Ini biasa terjadi, tidak perlu langsung berkecil hati. Akan ada waktunya konsumen mulai datang dan percaya pada bisnis Anda. Yang terpenting adalah Anda tidak menunda untuk membuka usaha, dan tidak langsung putus asa ketika bisnis sepi.

9.3    Kerjakan Ide Bisnis Anda

Datang dengan ide bisnis yang hebat hanyalah awal dari perjalanan Anda sebagai seorang pengusaha. Ada banyak langkah lagi yang perlu Anda ambil sebelum Anda dapat memulai. Memalsukan ide bisnis Anda adalah salah satunya, dan itu sangat penting bagi keberhasilan usaha Anda.
Setiap pelaksanaan gagasan usaha yang besar selalu akan menemui masalah – masalah kecil. Setiap masalah – masalah kecil ini akan membuat anda semakin paham apa sebenarnya yang anda butuhkan dalam menjalankan usaha anda.

9.4    Tingkatkan kemampuan Anda

tips mulai usaha dari nol
Saat memulai usaha dari nol, berarti Anda harus terus belajar, belajar, dan belajar. Masih banyak ilmu yang Anda harus kuasai agar usaha Anda sukses. Kemampuan untuk melakukan penjualan, pemasaran, dan menjalin jaringan adalah hal yang wajib Anda kuasai.
Oleh karena itu, cara memulai usaha yang baik adalah dengan rajin-rajin mengikuti seminar, workshop, online course, ataupun mentoring. Anda juga bisa mempelajari kisah-kisah pebisnis yang berhasil memulai dari nol hingga sukses. Dari kisah-kisah mereka Anda dapat mempelajari kegagalan yang mereka alami, serta bagaimana cara untuk bangkit dari dari kegagalan tersebut.

10  Mendaftarkan Usaha Anda

Dalam merintis usaha sendiri dari nol, Anda memang harus banyak belajar. Selain menjaga kualitas produk, sistem manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Anda juga harus patuh terhadap hukum.
Sebaiknya, segera daftarkan usaha Anda ke dinas Perindustrian dan Perdagangan di kota Anda agar mendapat surat ijin usaha perdagangan (SIUP). Kegunaan SIUP adalah sebagai alat pengesahan yang diberikan pemerintah. Sehingga kegiatan usaha Anda tidak terkendala dengan masalah perijinan.

10.1   Jadikanlah usaha Anda sebagai usaha yang Legal dan diakui hukum

Tentukan struktur hukum untuk usaha Anda
Pilih nama yang baik bagi usaha Anda
Daftarkan nama usaha Anda kepada Ditjen HKI sebagai merek dagang resmi dan sah di mata hukum
Siapkan dokumen-dokumen organisasi
Uruslah surat-surat perijinan usaha, seperti Akta Pendirian perusahaan, Nama Perusahaan, Hak atas nama perusahaan, Pengakuan dan pengesahan

11  Meluncurkan usaha Anda

Setelah Anda melakukan segala perencanaan dan persiapan maka yang perlu Anda lakukan adalah mengeksekusinya. Ingat bahwa memulai usaha dari nol bukanlah sesuatu yang mustahil. Jangan mundur ketika hal tidak berjalan sesuai dengan rencana.
Itu adalah tantangan yang pasti dihadapi oleh setiap pengusaha sukses. Dari situ, Anda dapat belajar cara menyesuaikan diri dengan dunia usaha yang selalu berubah setiap waktu. Anda juga bisa belajar bagaimana mengatur ulang strategi dalam waktu yang singkat untuk menjawab tantangan tersebut.

11.1   Undang Banyak Orang Ketika Launching

Ketika waktu yang ditunggu-tunggu untuk launching tiba, maka jangan lupa untuk mengundang banyak orang mulai dari teman hingga relasi. Karena jaringan ketika berbisnis memang sangat penting bagi para pengusaha.
Banyak permintaan yang diambil dari kenalan jika dibandingkan dengan promo ketika awal berdirinya sebuah usaha.

11.2   Waktu Peluncuran Harus Pas

Pemilihan waktu yang tepat juga harus diutamakan. Jadi, Anda perlu mengukur bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan lancar di dalam momen paling tepat.
Ketika harga barang sedang naik, maka daya beli akan turun sehingga pilihan jenis produk atau layanan juga mempengaruhi keinginan konsumen untuk melakukan transaksi atau tidak.

12  Mempromosikan Produk dengan Baik

merintis usaha sendiri dari nol
Satu hal yang perlu Anda ketahui, Sebagus apapun produk yang Anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk Anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk Anda.
Promosi bisa Anda lakukan dari mulut ke mulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp dan lain sebagainya.
Anda bisa manfaatkan media sosial yang ada untuk mempromosikan usaha Anda. Disamping itu, banyak cara untuk semakin menarik minat pengunjung seperti memberi diskon, sediakan kupon atau vocher dan sistem beli 1 gratis 1 yang sering diterapkan beberapa toko besar.
Dalam mengembangkan usaha dari nol, memang dibutuhkan strategi pemasaran yang baik agar Anda bisa bersaing dengan banyak pengusaha yang menawarkan produk sejenis dengan usaha Anda.

12.1   Promosi Secara Berkala

Apapun jenis usaha yang dirintis pasti membutuhkan pemasaran yang baik agar bisa berhasil dan bertahan dalam persaingan. Cara promosi pun harus dipilih yang sesuai dengan jenis usaha, dimana pada awalnya mungkin butuh trial and error.
Jenis pemasaran yang beragam belum tentu semuanya sesuai dengan semua jenis bisnis. Sebagai contoh, bisnis herbal dari K Link yang sukses dengan pemasaran Multi level Marketing (MLM). Tentunya sistem MLM ini belum tentu dapat diterapkan pada pemasaran produk teknologi, misalnya pemasaran smartphone.

12.2   Jangan Ragu Memberikan Free Sampling atau Give Away

Ada beberapa jenis orang yang ragu untuk membeli produk baru karena nyaman dengan produk lama. Inilah jenis pembeli konservatif yang perlu diberi free sampling maupun give away bagi penyuka tantangan.
Dengan contoh yang gratis, maka ada kesempatan bagi mereka mencoba hal baru tanpa harus membeli, jika produknya cocok maka hal ini akan jadi investasi Anda.

12.3   Kuatkan Nilai Jual Produk dan Layanan

Setelah mempunyai bayangan tentang produk apa yang dijual atau layanannya, maka kuatkan nilai jual dibanding para kompetitor.
Mungkin kompetitor Anda memang mempunyai daya jual dari segi lamanya berdiri dan eksistensi. Namun tentu ada nilai plus yang bisa Anda berikan pada para customer ketika produk atau layanan jasa sudah launching nanti.
Bisnis Tanpa Modal di Instagram 05 Finansialku
Apa saja yang bisa menjadi nilai plus produk atau layanan sebuah bisnis rumahan?
Saat ini, Anda bisa bekerja sama dengan pihak kurir atau penyedia jasa pengiriman barang untuk membagi keuntungan menggunakan sistem voucherdan promo gratis ongkir.

12.4   Manfaatkan Sosial Media untuk Membuat Gebrakan

Saat ini, tidak terhitung lagi jumlah bisnis yang sukses membuat gebrakan lewat sosial media.
Memanfaatkan sosial media memang menjadi andalan pengusaha kekinian yang kompetitif dan penuh semangat.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk melakukan promosi di akun sosial media baik pribadi maupun toko online.

13  Meningkatkan kualitas produk

Setelah Anda melakukan evaluasi, maka pergunakan hasilnya untuk meningkatkan kualitas produk Anda. Jangan ragu untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang lebih baik lagi karena tidak ada perusahaan yang puas pada satu produk saja. Apabila Anda tidak meningkatkan kualitas produk, maka seluruh kerja keras untuk membangun usaha dari nol akan sia-sia.

13.1   Selalu lakukan evaluasi

Setiap pebisnis yang baru saja merintis usahanya pasti melakukan berbagai kesalahan sepanjang kariernya. Namun mereka berhasil memperbaiki satu persatu kesalahan tersebut hingga sukses seperti sekarang senantiasa melakukan evaluasi dari setiap kesalahan dalam pengambilan keputusan di tengah jalan.
Jadi, jangan pernah sepelekan evaluasi. Untuk itu kiranya penting untuk menyimpan segala catatan secara detail sebagai bahan evaluasi yang lebih komprehensif. Untuk mempermudah proses evaluasi Anda, Moka memiliki fitur COGS di mana Anda dapat memantau harga beli untuk setiap barang yang dijual. Moka dapat membantu Anda menghitung rata-rata pengeluaran hingga memantau laba bersih dan kotor yang didapat dari penjualan Anda.

13.2   Fokus pada satu bisnis dulu

Jangan terburu-buru mengganti fokus anda pada bisnis lain, sebelum bisnis anda yang sedanga anda tangani stabil. Pastikan bisnis yang Anda kelola saat ini sudah benar-benar stabil, baik dari segi modal, SDM, maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya. Setelah usaha anda benar – benar stabil barulah anda bisa mencari peluang lain.
Begitu juga ketika anda menghadapi masa sulit, jangan mudah untuk tergiur peluang lain. Selama anda belum mencoba menyelesaikan masalah anda pada usaha saat ini, usaha berikutnya pasti memiliki masalah yang hampir sama jika anda tangani.

13.3   Pahami kompetisi

Dunia bisnis adalah dunia yang sarat akan kompetisi. Untuk memenangkan persaingan, cara terbaik adalah mempelajari dan belajar dari pesaing Anda. Jangan malu mengakui keunggulan pesaing Anda, tetapi juga jangan mau kalah. Belajarlah dari keunggulan pesaing Anda, sikapi dengan positif dan cari cara bagaimana Anda bisa menjadi lebih unggul.

13.4   Kumpulkan Umpan Balik

Jika Anda berencana untuk memasuki bisnis yang benar-benar baru, itu akan sangat membantu jika Anda mendapat opini kedua dari seseorang yang mengetahui pasar dan tantangan yang terlibat.
Ide bisnis yang tampak bagus di atas kertas mungkin tidak semenarik ketika Anda benar-benar masuk ke dalamnya. Pendapat ahli dapat membantu Anda melihat berbagai hal dari perspektif yang berbeda dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan yang mungkin Anda miliki.

13.5   Rajin membuat catatan

Catat semua perbaikan yang anda lakukan. catat semua hal penting yang Anda dapat. Mulai dari nasihat orang lain, hingga tantangan-tantangan yang Anda hadapi saat mengelola usaha Anda. Sehingga ketika anda mendelegasikan sebuah tugas kepada orang lain, orang tersebut bisa belajar lebih cepat dari catatan anda. Dengan harapan, bila waktunya tiba, Anda tak hanya mewariskan sebuah perusahaan melainkan juga pengalaman Anda. 

13.6   Miliki layanan pelanggan yang baik

Pada awal berjalannya usaha pasti ditemukan berbagai kesalahan. Kesalahan-kesalahan ini mungkin menghasilkan komplain dari pelanggan Anda. Oleh karena itu, Anda wajib memiliki layanan pelanggan yang ramah, informatif, serta solutif.
Gunanya adalah ketika pelanggan mengajukan komplain, Anda dapat memberikan solusi yang bersifat win-win. Dengan demikian kekecewaan pelanggan Anda dapat terobati dan usaha yang sudah Anda bangun dari nol tidak akan tercoreng namanya.

14  Mengelola Keuangan yang Baik

Meskipun modal Anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan usaha yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang yang digunakan untuk bisnis dengan keuangan pribadi. Sehingga Anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis Anda.
Sebagai contoh, Anda membuka warung kopi sederhana dengan modal Rp 20 juta. Saat usaha Anda sudah berjalan, segera tentukan target. Usahakan Anda bisa mendapat keuntungan Rp 3 – 5 juta per bulan setelah dipotong biaya operasional, gaji karyawan dan pengeluaran lainnya.
Jika Anda konsisten, maka dalam waktu 2-3 tahun kedepan, Anda bisa membuka cabang baru untuk usaha warung kopi Anda.
Oleh sebab itu, kuncinya adalah pengelolaan keuangan baik. Meskipun modal Anda besar, jika dikelola dengan buruk. Bukan keuntungan yang Anda dapatkan. Bisa saja malah Anda kehabisan modal.
Beda halnya jika Anda pintar dalam mengelola keuangan, walaupun dengan modal kecil, dalam beberapa tahun kedepan Anda bisa modal Anda bisa bertambah berkali-kali lipat.
Selain itu, meskipun bisnis Anda telah lancar, jangan Anda lantas berfoya-foya dengan membeli barang-barang yang sekiranya belum terlalu Anda butuhkan. Lebih baik, fokus dalam memutar uang Anda untuk memperbesar usaha agar memiliki omzet yang besar.

14.1   Buat Rekening Terpisah

Membuat buku rekening tabungan antara gaji dan modal secara terpisah sangat dianjurkan.
Hal ini akan bisa membantu mengurangi risiko tercampurnya uang dan transaksi internal masing-masing individu dan keperluan modal usaha.
Jika rekeningnya terpisah, maka pola ini juga bisa melatih calon pebisnis untuk lebih profesional dalam mengatur keuangan.
Mencampurkan kas keuangan pribadi dan bisnis dapat mengantarkan Anda ke gerbang pintu kegagalan, lho! Anda tidak mau ‘kan bisnis Anda runtuh karena Anda malas memisahkan kedua kas keuangan ini?

15  Scale up bisnis Anda

tips mulai usaha dari nol
Memulai usaha dari nol memang sebuah prestasi yang membanggakan. Namun prestasi Anda tidak bisa berhenti sampai disitu saja. Untuk menjalankan usaha hingga sukses Anda harus scale up bisnis Anda. Anda harus meningkatkan dan memperbesar usaha agar semakin memiliki cengkraman kuat di pasaran.
Misalnya, Anda membuka satu buah restoran di satu lokasi. Tentu Anda tidak bisa selamanya mengandalkan satu gerai tersebut. Buka cabang di lokasi lain baik itu dengan skema waralaba atau yang lain. Namun poin penting dalam melakukan scale up adalah konsistensi kualitas produk Anda. Jangan sampai setelah scale up, kualitas produk Anda malah menurun tajam. Kerja keras bertahun tahun untuk membangun usaha dari nol yang telah Anda kerahkan pun akan sia-sia.
Nah, bagaimana dengan Anda?
Sejatinya, banyak cara memulai usaha yang bisa Anda aplikasikan. Namun tekad kuat lah yang dapat membuat usaha Anda berjalan lancar. Apabila Anda hanya bermimpi menjadi pengusaha, tanpa adanya upaya untuk memulai maka ia tidak akan pernah terwujud. Semoga dari sepuluh tips di atas dapat memberikan pelajaran bahwa perjalanan dari nol hingga sukses bukanlah sesuatu yang mustahil.

15.1   Pilih SDM yang tepat

Sumber daya manusia adalah salah faktor krusial apakah bisnis Anda dapat bertahan atau tidak. Sebab tak mungkin Anda mengelola semuanya sendirian. Pastikan SDM yang Anda pekerjakan mendatangkan manfaat alih-alih mudarat.
Yang pertama kali perlu anda lakukan dalam pengelolaan SDM adalah penyeleksian perekrutan. Jika anda berhasil dalam perekrutan maka berikutnya yang perlu anda lakukan adalah melatihnya sehingga handal dan mampu menjadi orang yang bisa anda percayai dengan delegasi tugas.

15.2   Menjadi Unik dalam Persaingan

Cara mudah untuk meningkatkan usaha anda adalah menjadi unik di tengah-tengah persaingan bisnis. Boleh saja jenis usahanya sama, namun usaha yang Anda jalankan harus terlihat unik dibandingkan dengan usaha sejenis. Sebagai contoh, misalnya bisnis berjualan bakso, beberapa hal yang bisa membuat bisnis bakso menjadi unik dan berbeda yaitu:
Membuat nama bisnis yang unik, misalnya Bakso Granat mas Bowo. Menjaga kualitas rasa dan cara penyajian. Menjaga kebersihan di sekitar tempat usaha.
Atau jika Anda berbisnis online shop, Anda bisa melakukan beberapa tips yang membuat online shop Anda menjadi unik, misalnya: Menawarkan layanan gratis ongkir, Mengirim barang secepat mungkin, Menjaga kualitas komunikasi dengan konsumen.

15.3   Terus Memantau Pasar dan Belajar

Perubahan pasar selalu terjadi pada semua jenis usaha. Jika ingin tetap bertahan pada suatu bisnis maka wajib hukumnya untuk selalu memantau perkembangan pasar.
Selain itu, para pengusaha juga tetap harus mau belajar mengikuti perubahan yang terjadi. Sebagai contoh, jika jaman dulu belum ada pemasaran online maka para pengusaha jaman sekarang harus memiliki pemahaman tentang dasar internet marketing agar dapat bertahan dan maju.

15.4   Libatkan Orang Terdekat

Jangan berdiri sendiri untuk melangkah dan melompat lebih tinggi, karena manusia selalu membutuhkan bahu ketika lelah dan perlu dukungan. Libatkan orang terdekat seperti pasangan, keluarga, atau sahabat ketika ingin berbisnis.
Apalagi bila ada orang terdekat yang mengerti tentang investasi, jadi mereka bisa banyak membantu mendukung baik secara emosional maupun teknis. Walau begitu, ingat jangan tempatkan orang terdekat pada posisi yang terlalu penting jika anda tidak terlalu mempercayainya. Karena banyak saudara menjadi musuh karena uang.

15.5   Perbaikan Terus Menerus

Perbaikan terus menerus adalah prinsip yang paling penting dalam menjalankan usaha, meningkatkan usaha, menumbuhkan usaha, dan menjadikan usaha anda kelas internasional. Perbaikan yang anda lakukan dalam perusahaan harus berjalan setiap waktu, jangan sampai ada rentang waktu tanpa adanyta perbaikan.

16  Membangun Jaringan (Networking)

Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha Anda. Sebaiknya berusahalah untuk membangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan Anda rintis.
Membangun jaringan dengan sesama rekan tidaklah membuat saingan Anda bertambah. Justru mereka dapat membantu Anda dalam meningkatkan promosi.
Selain itu, Anda bisa berbagi pengalaman bersama mereka. Jangan takut apalagi malu untuk bertanya seputar usaha Anda. Belajar pada mereka yang sudah berpengalaman tentu dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang bisnis yang akan Anda jalani.

16.1   Perluas Networking Anda

Ketika Anda tidak punya uang untuk memulai bisnis Anda, penting Anda menemukan orang yang tepat yang dapat membantu. Anda dapat menghadiri acara dan pameran dagang tempat Anda dapat menemukan calon investor. Anda juga dapat bergabung dengan berbagai forum online di situs jejaring sosial di mana Anda dapat menemukan kiat dan sumber daya yang berguna untuk menghidupkan bisnis Anda.
Networking dapat menjadi landasan untuk kelangsungan usaha Anda. Anda dapat bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha Anda. Hal ini dapat Anda lakukan sebelum Anda memulai usaha sendiri, sehingga pada saat Anda mulai memasarkan produk/jasa yang Anda tawarkan, Anda telah memiliki networking yang luas.
Sebagian besar pemodal ventura dan investor cukup aktif di media sosial, jadi jika Anda dapat membuat mereka kagum dengan ide Anda, Anda mungkin menemukan cara yang bagus untuk memulai mimpi bisnis Anda.

17  Membangun Mental yang Kuat

Kunci keberhasilan Anda dalam merintis usaha sendiri dari nol yang paling utama adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.
Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan karena memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.
Sementara Anda menjadi bos dalam menjalankan usaha Anda sendiri. Oleh sebab itu, Anda harus bekerja ekstra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha Anda dapat memberikan gaji yang layak untuk Anda.
Hal ini tidak akan terjadi seandainya Anda tidak memiliki mental yang kuat. Untuk itu, jangan menyerah meskipun usaha Anda belum lancar, produk belum terjual secara optimal, konsumen sepi dan beberapa masalah yang menjadi kendala dalam usaha Anda.
Memang bukan perkara mudah dalam merintis usaha sendiri dari nol. Butuh pengorbanan biaya dan waktu agar usaha Anda bisa sukses seperti yang Anda inginkan. Ikuti langkah-langkah diatas agar kedepannya Anda dapat sukses dalam menjalankan usaha Anda.
10 Langkah merintis usaha sendiri dari nol dengan modal kecil

17.1   Melatih Mentalitas Pebisnis

Memiliki mental yang kuat merupakan modal yang sangat penting dalam memulai usaha dan bisa bertahan dalam persaingan. Semua jenis bisnis pasti akan mengalami masa-masa sulit, hanya mereka yang bermental kuat yang dapat tetap bertahan di tengah persiangan.
Dan ketika Anda mencari informasi cara memulai usaha baru, Anda harus bertanya dulu pada diri sendiri, apakah siap dengan tantangan yang akan dihadapi? Merintis usaha dari nol bukanlah perkara mudah, dibutuhkan pengorbanan uang, tenaga dan pikiran, serta waktu yang tidak sebentar.
Di atas tadi adalah beberapa cara memulai usaha baru bagi para pemula. Tips di atas memang masih membahas tentang kulitnya saja, dan pembahasan lebih jauh tentunya sesuai dengan jenis usaha yang Anda jalankan.
Ilustrasi

17.2   Siap menghadapi kemungkinan terburuk

Nyali memang diperlukan untuk benar-benar terun menjadi pebisnis. Namun, itu saja tidak cukup, analisa dan siapkan diri Anda pada kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

17.3   Terbuka terhadap setiap evaluasi

Salah satu rahasia kesuksesan adalah “proses belajar”. Jadilah orang yang selalu terbuka terhadap kritik dan nasihat dari orang lain. Cobalah untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan diri pada saat berbisnis.

17.4   Terus Belajar dan Memperbaiki Diri

Setiap perjalanan bisnis pasti ada “naik dan turun”. Saat bisnis yang Anda kelola sedang di atas angin, jangan cepat puas, selalu perbaiki diri. Gunakan momentum ini untuk semakin mengakselerasi bisnis. Begitupun pada saat bisnis Anda sedang lesu, jangan lantas putus asa, tetap perbaiki diri. Buka hati dan jangan malu untuk bertanya kepada pengusaha senior.

17.5   Mental baja

Satu kali pasti bisnis Anda akan mengalami penurunan, bahkan tidak jarang yang mengalami kebangkrutan. Jika dihadapkan pada kondisi ini, jangan memutuskan untuk berhenti. Sebab apa yang sudah dimulai sayang jika tak diselesaikan. Semua yang Anda butuhkan sudah ada di genggaman, pengalaman. Jadikan pengalaman sebagai modal berharga agar nantinya sukses bisa Anda raih.

17.6   Jangan Ragu untuk Memulai Sekarang

Intinya, setiap langkah bisnis harus dimulai sekarang juga. Tidak perlu menunggu punya banyak uang untuk berinvestasi berupa bisnis sampingan di rumah. Tetapi tabung dana khusus sebagai modal dari pendapatan setiap kali memperolehnya.
Selamat untuk para calon investor yang ingin mengembangkan bisnis dari penghasilan tidak tetap!
Anda memang cocok menjadi orang sukses jika semakin termotivasi setelah membaca artikel ini, apalagi membagikannya pada orang-orang yang membutuhkan informasi seputar investasi bisnis, terima kasih.

Luki Subandi

Komentar